Langsung ke konten utama

Postingan

"NGOBROL BARENG TUHAN DI CAFE"

Postingan terbaru

Merry Christmas: “Aku Tidak Suka Natal” (kata teman saya)

Merry Christmas: “Aku Tidak Suka Natal” (kata teman saya)   Baca juga :  Apakah Engkau Pernah Merasakan Pahit? (Wahyu 8:11) Merry Christmas: “Aku Tidak Suka Natal” (kata teman saya) Riscky A. Mamusung   Merry Christmas, semuanya. Natal selalu terasa menyenangkan. Suasananya hangat, lagu-lagunya familiar, dan entah kenapa hati terasa lebih lembut dari biasanya. Namun beberapa waktu lalu, saya teringat satu obrolan dengan seorang teman. Kami sedang berbincang tentang Natal, sampai pada satu titik ia mengatakan sesuatu yang cukup mengejutkan: ia tidak suka Natal. Bukan karena ia membenci Yesus. Bukan pula karena ia menolak iman Kristen. Ada alasan di balik itu semua. Dan alasan itulah yang ingin saya bahas kali ini, alasan yang nanti akan muncul dalam pembahasan tulisan ini. Di sisi lain, bagi saya pribadi, Natal justru selalu membawa rasa rindu. Natal bikin ingat kampung halaman juga nggak sih? Kalau saya, iya. Saya kangen keluarga setiap Natal tiba....

Apakah Kamu Pernah atau Sedang Merasakan Pahit? (Wahyu 8:11)

  Baca juga :  CAUTION !!! Roh Kudus yang Disalah Arah dan Artikan - KARUNIA BUKAN UKURAN, tetapi ROH KUDUS adalah HUBUNGAN “DARI KEPAHITAN KEPADA PEMULIHAN” Wahyu 8:11 – “Nama bintang itu ialah Apsintus. Sepertiga dari air itu menjadi pahit dan banyak orang mati karena air itu, sebab sudah menjadi pahit.”   Saya ingin mengajak kita semua untuk belajar bersama kebenaran Firman Tuhan dan mendengar suara-Nya melalui satu pesan yang sangat relevan dengan kondisi kita saat ini baik sebagai pribadi, gereja, maupun dunia: “Dari Kepahitan kepada Pemulihan.” Teks kita hari ini diambil dari Wahyu 8:11, yang berbicara tentang sebuah bintang bernama Apsintus yang membuat sepertiga air di bumi menjadi pahit, dan banyak orang mati karena air itu. Kepahitan Mengubah Hati Kalimat ini bukan hanya nubuat apokaliptik, tapi juga adalah cerminan kondisi batin manusia yang hatinya telah berubah dari kasih menjadi kebencian, dari pengharapan menjadi trauma, dari air hidup menj...

CAUTION !!! Roh Kudus yang Disalah Arah dan Artikan - KARUNIA BUKAN UKURAN, tetapi ROH KUDUS adalah HUBUNGAN

  Baca juga :  #10 = “PENTAKOSTA” KUASA YANG MENGUBAH DUNIA “Roh Kudus: Bukan Sekadar Kuasa, Tetapi Hubungan yang Hidup”   Pada suatu malam, saya lagi scroll media sosial. Seperti biasa, sekadar mencari hiburan sebelum tidur, dan tanpa disangka muncullah di FYP saya sebuah potongan video khotbah. Pendeta dalam video itu berbicara tentang Roh Kudus. Awalnya saya berpikir, "Wah, bagus nih, pengajaran tentang Roh Kudus." Tapi makin lama saya dengar, hati saya mulai terusik. Pendeta itu bilang, "Kalau kita dipenuhi Roh Kudus, kita akan masuk dalam dimensi Roh. Dia mengatakan kalau ada yang bertanya kalau dalam dimensi tesebut apakah mampu melihat malaikat? Dia mengatakan bisa. Kita juga akan dapat karunia-karunia yang luar biasa. Hidup rohani harus naik level masuk dimensi Roh, baru kita punya karunia." Terdengar keren, memang. Tapi semakin saya renungkan, semakin saya sadar bahwa ini pengajaran yang sangat melenceng dari kebenaran Firman Tuhan. Karena seo...

#10 = “PENTAKOSTA” KUASA YANG MENGUBAH DUNIA

  Baca juga :  #9 = Ketika Hati Terhubung, Surga Turun #10 “PENTAKOSTA” KUASA YANG MENGUBAH DUNIA Kisah Para Rasul 2:1-21 Chapter 10 dari Series : 10 Hari Menanti Pentakosta   Akhirnya kita sampai pada Chapter 10 yaitu chapter terakhir dalam Series : 10 Hari Menanti Pentakosta. Kita memperingati suatu hari besar. Hari yang bukan hanya mengubah hidup para rasul, tetapi mengubah sejarah dunia, yaitu Hari Pentakosta. Hari di mana Roh Kudus dicurahkan dengan kuasa, dan murid-murid yang tadinya biasa-biasa saja, berubah menjadi alat Tuhan yang luar biasa. Dan saya percaya, pencurahan yang sama, kuasa yang sama, Roh yang sama, masih bekerja hari ini, di dalam gereja-Nya, di dalam hidup kita. Haleluya...   1.      Latar Belakang Pentakosta Mari kita mundur sedikit, memahami asal usul Pentakosta. Pentakosta berasal dari kata Yunani Pentēkostē , yang artinya hari kelima puluh. Bagi orang Yahudi, ini adalah Hari Raya Panen, juga...