#3
"Roh Kudus: Siapa Dia dan Apa Peran-Nya?"
(Yohanes 16:7–15)
Baca juga : #2 = Janji Bapa: Roh Kudus Akan Dicurahkan (Kisah Para Rasul 1:4–5, Yohanes 14:16–17)
"Roh Kudus: Siapa Dia dan Apa
Peran-Nya?"
(Yohanes 16:7–15)
Chapter 3 dari Series : 10 Hari Menanti Pentakosta
Kali ini, kita sampai
pada satu pertanyaan penting yang perlu dijawab oleh setiap kita yang rindu
hidup dipenuhi Roh Kudus:
"Siapa sebenarnya
Roh Kudus? Dan apa yang Ia lakukan dalam hidupku?"
Karena bagaimana mungkin
kita bisa menyambut dan berjalan bersama-Nya, jika kita sendiri belum
sungguh-sungguh mengenal pribadi-Nya?
I.
Roh Kudus Adalah Pribadi, Bukan
Sekadar Kuasa
Mari kita mulai dengan
sesuatu yang sangat mendasar namun seringkali terlewat:
Roh Kudus adalah Pribadi, bukan sekadar kekuatan atau energi ilahi.
Yesus sendiri dalam
Yohanes 16 berulang kali menyebut-Nya dengan kata “Ia,” bukan “itu.” Ini bukan
tanpa alasan.
“Tetapi apabila Ia
datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran…”
(Yohanes 16:13)
Ia bukan sekadar kuasa
yang membuat kita berapi-api saat menyembah, atau yang menyebabkan mujizat
terjadi.
Ia adalah Pribadi yang hidup, yang punya kehendak, perasaan, dan bisa
berbicara.
Dan lebih dari itu, Dia
ingin membentuk hubungan pribadi dengan kita.
Roh Kudus bukan hanya
untuk dipakai, Dia datang untuk tinggal.
Bukan hanya hadir di altar gereja, tapi berjalan bersama kita dalam keseharian.
II.
Roh Kudus Adalah Penolong yang Setia
Setelah mengenal siapa
Dia, mari kita menyelami apa yang Ia lakukan dalam hidup orang percaya.
Yesus memberikan satu
kata kunci penting saat menggambarkan Roh Kudus:
Dalam bahasa Yunani “Parakletos” artinya Penolong, Penghibur, Pembela.
Dalam Yohanes 14:16,
Yesus berkata:
“Aku akan minta kepada
Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia
menyertai kamu selama-lamanya.”
Saat Yesus naik ke surga,
murid-murid tidak dibiarkan sendiri.
Begitu pula kita hari ini. Dalam kesendirianmu, dalam badai kehidupan, dalam
tantangan yang menekan, Roh Kudus ada di sisimu, dan tidak akan pergi.
III.
Tiga Peran Penting Roh Kudus dalam
Hidup Kita
Lalu, apa saja yang Roh
Kudus kerjakan dalam kehidupan kita?
Mari kita gali bersama berdasarkan Yohanes 16:7–15.
a. Menginsafkan Dunia
Yesus berkata:
“…Ia akan menginsafkan
dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman.” (Yoh. 16:8)
Dalam bahasa sederhana:
Roh Kudus adalah suara lembut dalam hati kita yang menegur saat kita mulai
melenceng.
Ia tidak menghukum, Ia mengingatkan. Bukan untuk mempermalukan, tetapi untuk
membawa kita kembali kepada kasih Allah.
Bukankah kita pernah
merasakannya?
Saat kita hampir mengambil langkah yang salah, ada suara lembut yang berkata,
“Jangan ke sana…”
Itulah Roh Kudus, penuntun yang mengarahkan kita kembali ke jalan kebenaran.
b. Menuntun Dalam Seluruh
Kebenaran
Yesus melanjutkan:
“Ia akan memimpin kamu ke
dalam seluruh kebenaran…” (Yoh. 16:13)
Kita hidup di zaman di
mana banyak suara berbicara. Banyak jalan terlihat benar. Tapi Roh Kudus adalah
satu-satunya yang bisa menuntun kita bukan hanya ke kebenaran sebagian, tapi ke
seluruh kebenaran.
Saat kamu bingung, saat
kamu ragu, saat kamu bertanya, “Tuhan, ke mana aku harus melangkah?”
Roh Kudus hadir untuk menuntunmu. Mungkin lewat Firman, mungkin lewat damai di
hatimu, mungkin lewat suara-Nya yang lembut dalam doamu.
c. Memuliakan Kristus
Yesus berkata:
“Ia akan memuliakan Aku,
sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterima-Nya dari pada-Ku.”
(Yoh. 16:14)
Peran Roh Kudus bukan
untuk memuliakan diri-Nya sendiri, melainkan untuk membawa kita semakin
mengenal dan memuliakan Kristus.
Jika hidupmu dipenuhi Roh
Kudus, maka yang tampak bukan kehebatanmu tapi karakter Kristus di dalam
dirimu.
Bukan tentang kita makin populer, tapi tentang Kristus makin nyata dalam cara
kita mengasihi, mengampuni, dan melayani.
IV.
Roh Kudus Tidak Hanya Untuk Pelayanan,
Tapi Untuk Hidup Sehari-hari
Inilah poin penting yang
sering terlupakan.
Kita menyangka bahwa Roh Kudus hanya aktif di mimbar, saat ibadah berlangsung,
atau saat kita melayani.
Padahal Roh Kudus hadir
untuk kehidupan sehari-hari.
- Saat kita mendidik anak,
- Saat kita bekerja dalam tekanan,
- Saat kita bergumul dengan luka hati,
- Saat kita merasa seolah Tuhan diam...
Di sanalah Roh Kudus
hadir sebagai Penolong, Penghibur, dan Pendorong kehidupan kita.
Dia ingin berjalan bersama kita setiap hari.
Penutup:
Undang
Dia Tinggal, Bukan Sekadar Lewat
ini bukan hanya tentang
belajar, ini tentang membuka hati.
Mari kita berhenti hanya
sekadar mengenal tentang Roh Kudus, dan mulai mengenal-Nya secara pribadi.
Bukan sekadar meminta kuasa-Nya, tapi mengundang pribadi-Nya tinggal dalam hati
kita.

Komentar
Posting Komentar